Review Film Dokumenter Blackpink: Light Up The Sky, Keren Banget!

Kalian mengaku sebagai fans Blackpink atau yang biasa disapa Blink? Tentu saja kalian wajib nonton film documenter milik mereka yang baru saja keluar Oktober 2020 lalu.

Jika biasanya kalian melihat Jisoo, Jennie, Lisa, dan Rose tampil enerjik dan bahagia di atas panggung maupun di depan kamera, kali ini kalian jutsru akan melihat kisah mereka yang menyentuh perasaan.

Blackpink: Light Up The Sky, Sudah Nonton?

Blackpink: Light Up The Sky, Sudah Nonton?

Blackpink: Light Up The Sky membuka perjalanan dengan menyajikan momen awal debut mereka di tahun 2016.

Ada berbagai video rekaman latihan menyanyi serta menari mereka selama masa trainee di YG Entertainment yang juga diperlihatkan perdana, serta proses peracikan lagu di balik studio rekaman.

Sudut pandang ceritanya berasal dari empat member Blackpink itu sendiri serta orang-orang terdekat mereka dalam keseharian.

Seperti penulis lagu sekaligus produser lagu mereka, Teddy Park, sampai instruktur senam atau make up artist mereka.

Keempat member Blackpink ini masing-masing mengisahkan kisah perjuangan mereka yang mungkin belum perah diketahui oleh siapapun.

Mulai dari masa dimana mereka akan berangkat audisi, melakukan audisi, menjadi trainee, terancam pulang, dan lain-lain.

Bahkan, Lisa juga mengaku agak kesulitaan belajar bahasa Korea. Namun untungnya ada Jennie yang bisa berbahasa Inggris sehingga bisa berinteraksi dengannya.

Mereka juga menceritakan bagaimana mereka harus berpisah jauh dari keluarganya sejak mereka masih SMA.

Mereka bahkan bercerita beberapa kali mereka merasa lelah dan ingin pulang namun mereka tetap bersemangat dan tetap berlatih agar bisa debut.

Sampai pada suatu hari mereka diminta untuk melakukan performance berempat dalam satu frame. Uniknya, mereka tampil dengan sempuran dan seimbang.

Tak ada yang mendominasi penampilan. Inilah yang menjadi perjalanan awal Blackpink. Mereka berlatih bersama sampai akhirnya bisa debut. Lagu debut pertama mereka, Whistle juga mendapatkan perhatian yang cukup besar.

Sampai dengan puncak keberhasilan mereka dimana mereka menjadi girl group Korea pertama yang diundang ke acara Coachella.

Mereka mengaku, di Coachella mereka tak dipandang sebagai grup K-Pop namun sebagai sebuah seni. Dimana seharusnya setiap lagu memang dianggap sebagai seni dan tidak dibeda-bedakan.

Walaupun awalnya mereka takut tidak diterima oleh para penonton Coachella, namun kenyataannya mereka disambut dengan sangat baik.

Blackpink bahkan sempat menyapa para fans sebelum mereka pulang dari Coachella. Dan yang mengejutkan, ternyata ada banyak fans mereka yang datang ke sana.

Menonton documenter ini akan membuat fans lebih mengenal bahkan merasakan emosi para member Blackpink.

Tak ketinggalan juga, Jisoo yang mengatakan dalam video reaction trailer mereka, dalam documenter ini mereka tampil apa adanya, meninggalkan penampilan yang harus terlihat sempurna saat manggung.

“Ini adalah kami dalam keadaan alami, alih-alih gambaran mimpi sempurna yang biasanya kami hadirkan, ini benar-benar penampilan yang lebih murni pada masa pelatihan awal kami,” kata Jisoo.

Film ini juga menunjukkan saat mereka datang untuk konser di negara asal Lisa, Thailand. Saat itu Lisa sangat senang karena bisa berkunjung ke tempat kelahirannya.

Para member Blackpink menutup kisahnya dengan membayangkan hidup mereka dalam beberapa tahun kedepan.

Mereka akan menikah, punya anak, dan yang ditakuti oleh semua Blink, Pensiun saat umur mereka sudah cukup tua.

Blackpink: Light Up The Sky yang berdurasi 1 jam 19 menit rilis di Netflix pada 14 Oktober 2020 kemarin. Jadi, pastikan kalian sudah nonton ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *