TERDAPAT FILM DOKUMENTER TENTANG TRAGEDI 1965 YANG TIDAK BOLEH TAYANG, INI DIA!

Siapa yang tidak penasaran dengan kondisi dan situasi seperti apa yang sebenarnya dialami oleh para pahlawan kita. Karena biasanya yang kita tahu dan kita dapatkan itu dari cerita orang tua kita atau pelajaran yang diajarkan di sekolah. Tetapi terdapat rasa penasaran yang dirasakan ketika diri ini ingin mengetahui, apa yang sebetulnya terjadi ketika masa penjajahan tersebut. Bagaimana cara untuk bisa menghilangkan rasa penasaran tersebut, dengan cara menonton film. Film dokumenter tentang apa yang  terjadi ketika masa penjajahan tersebut, melihat gambarannya secara tidak langsung dari layar. Meskipun itu hanya reka adegan, tetapi bisa memiliki gambaran secara jelas.

Terdapat sejarah yang sangat fenomenal dan juga mengandung kontroversi di dalamnya, yaitu film yang mengkisahkan tentang tragedi tahun 1965. Dimana pada tahun tersebut terjadi sebuah pembunuhan yang amat sangat sadis. Dikenal dengan gerakan 30 September atau G30SPKI, tragedi ini didalangi oleh partai komunis. Yang dimana sudah terkenal dengan kekejamannya kepada manusia. Saat itu pembataian yang mereka lakukan secara sadis kepada tujuh jenderal Indonesia. Tujuan dari G30SPKI ini mereka yang ingin mengambil alih pemerintahan di tahun 1965. Tidak sedikit orang yang membuat film dokumemter tentang tragedi yang terjadi di tahun 1965 tersebut, hanya saja penayangan pada filmnya tersebut mengandung kontroversi. Hal ini mengakibatkan beberapa film yang dilarang tayang, ini dia film tentang tragedi 1965.

1.Puisi Tak Terkuburkan

Puisi Tak Terkuburkan

Inti yang dimiliki film ini tentang dibungkam dan ditutupinya tragedi sadis yang sudah terjadi di tahun 1965. Memperlihatkan sudut pandang individu tentang tragedi kemanusiaan yang tidak bisa diberitahukan kepada publik. Dimana seorang seniman tradisi lisan didong yang berasal dari Aceh Utara bernama Ibrahim Kadir, yang sudah menjadi korban dari operasi pembersihan G30SPKI. Yang melakukan aksi sadis ini adalah pihak militer. Ketika itu penangkapannya terjadi ketika dia sedang melatih lagu kebangsaan Indoesia raya di sekolah dasar.

Di penjara dalam kurun waktu 22 hari ini, dia bersama dengan tahanan lainnya,. Yang menantikan keadilan, terhadap kejahatan yang mereka sendiri tidak tahu apa yang mereka lakukan. Melihat dengan mata kepala sendiri, tahanan yang lenyap satu per satu dengan kasus tuduhan tergabung dalam PKI. Memiliki durasi film 86 menit ini, sudah mengembat penghargaan.

2.Shadow Play

Shadow Play

Menampilkan versi yang lebih berbeda, membuat film yang mengangkat kejadian tragis di tahun 1965 ini banyak ditonton. Film yang digarap oleh Chris Hilton dan dibantu oleh sastrawan Indonesia. Dimana sastrawan tersebut mantan tahanan politk bernama Pramoedya Ananta Toer. Memiliki alur cerita tentang perang dingin yang pernah terjadi, Blok Soviet serta Blok Barat yang dikepalai oleh AS. Dimana mereka ingin mengambil alih politik di Indonesia.

Isi dari film ini diambil dari wawancara yang sudah dilakukan kepada para tahanan politik, juga korban yang dieksekusi atas tuduhan PKI, serta yang masuk penjara tanpa melalui proses peradilan. Memiliki durasi 80 menit.

3.40 Years of Silence : An Indonesian Tragedy

40 Years of Silence : An Indonesian Tragedy

Inti dari film dokumenter satu ini adalah memperlihatkan dampak apa yang dirasakan saat tragedi 1965 tersebut. Padahal tragedi yang sudah terjadi itu, sudah berlalu berpuluh – puluh tahun yang lalu. Mengambil informasi dari rekaman arsip, foto wawancara, juga cerita dari para korba juga pelaku aksi pembunuhan tragis tersebut.

Film garapan Robet Lemelson in, membeberkan apa sebetulnya dampak yang ditimbulkan dalam jangka panjang dari korban serta anak – anak yang masih jadi target serta diskriminasi yang dilakukan negara.

Itulah film dokumenter yang mengangkan cerita tragedi 1965 yang larang tayang.