Film Dokumenter Terbaik Netflix, Menambah Wawasan

Film dokumenter selama ini sarat dengan stigma membosankan, berat, dan bikin ngantuk. Namun, Netflix berhasil membabat segala stereotip tersebut dengan menghadirkan serial dokumenter terbaik berikut ini. Apa saja?

1. Voyeur (2017)

Voyeur (2017) digarap dengan arahan jurnalis situs poker terpercaya ternama, Gay Talese. Dokumenter ini menyelidiki Gerald Foos, seorang pemilik motel di Colorodo. Ada dugaan sang pemilik telah membangun sebuah ruang rahasia di atas loteng kamar para tamunya. Foos diduga membangun ruang rahasia tersebut untuk mengintip aktivitas para tamu motel. Tindakan ini tentu saja termasuk tindakan kriminal karena melanggar hak privasi para tamu. Anda bisa merasa ngeri sendiri selama menonton film ini. Layak diacungi jempol karena investigasi yang kuat dalam ceritanya.

2. Homecoming (2019)

Bagi Anda penikmat musik, terutama karya-karya dari penyanyi terkenal Beyonce, dokumenter yang berjudul Homecoming (2019) ini akan membuat Anda merasa takjub. Sebuah dokumenter behind the scene ketika ia mengadakan konser di Coachella setelah melahirkan. Penonton akan menyaksikan kerja keras sang diva guna menyuguhkan penampilan terbaik disertai koreografi spektakuler bahkan sekalipun ia belum lama pulih dari proses persalinan.

3. One of Us (2017)

Tidak semua orang pernah mendengar slot bonus new member soal komunitas Yahudi Hasidic. Komunitas yang bermukim di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, ini disebut-sebut menerapkan gaya hidup yang jauh dari kata normal. Peraturannya sangat ketat, ekstrem, dianggap picik, dan konservatif. Saking melelahkannya hidup di tengah komunitas ini, sejumlah anggotanya pun berupaya keluar dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

4. Cowspiracy: The Sustainability Secret (2014)

Dari kacamata lingkungan, hadir Cowspiracy, film dokumenter yang berfokus pada dampak aktivitas berternak pada lingkungan. Dengan tempo yang cukup pelan, sineas berusaha menunjukkan pada penonton bagaimana aktivitas peternakan berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Cukup mengejutkan.

5. Forks Over Knives (2011)

Dirilis pada tahun 2011, film dokumenter yang satu ini membahas tentang konsep diet sehat. Tidak hanya sehat untuk manusia, tetapi juga “sehat” bagi lingkungan dan bumi. Lewat dokumenter ini, sineasnya ingin berbicara slot deposit qris mengenai gagasan untuk mengonsumsi makanan utuh dan makanan nabati yang dianggap sebagai solusi terbaik untuk urusan diet. Dua dokter yang dihadirkan sebagai narasumber menunjukkan bagaimana dampak mengonsumsi makanan hewani terhadap tubuh. Pengamatan juga dilakukan pada beberapa orang dan pola makan mereka. Bagaimana penyakit kronis kemudian menjadi hasil akhir dari pola hidup yang dianggap kurang sehat ini.

6. Holy Hell (2016)

Mengambil tema yang tidak lazim, Holly Hell mengupas seputar gerakan kultus Buddhafield di California. Praktik-praktik penyembahan yang dianggap menyimpang dan masih beroperasi hingga sekarang. Michael Rostand, sosok pemimpin kultus ini diduga sangat kejam dalam praktik ibadahnya. Anda bisa melihat sudut pandang yang benar-benar berbeda di film ini.

igraslov.com

Rekomendasi Film Dokumenter Terbaik

Film dokumenter hampir sama pentingnya dengan jurnalisme investigatif, karena menonjolkan data-data yang sesungguhnya. Dalam film dokumenter, terdapat isu penting yang diberi tahu dan bisa dijadikan sarana edukasi.

Pembuatan filmnya malahan tak sembarang. Riset mendalam dengan para narasumber kompeten serta mengedepankan kejujuran dalam produksinya, membutuhkan waktu yang bisa menahun dalam pengerjaan pembuatan sebuah dokumenter.

igraslov.com

What Is a Woman? (2022) Rating 8,6

Itu ialah pertanyaan yang tak boleh Anda tanyakan. Dokumenter Link Slot Gacor yang mereka tak mau Anda lihat. Bergabunglah dengan Matt Walsh dalam perjalanannya yang kerap lucu, melainkan sangat mengganggu, saat dia tanpa rasa takut mempertanyakan logika di balik gerakan ideologi gender yang membidik perempuan dan si kecil-si kecil. Tonton “Apa itu Wanita?” sekarang streaming secara eksklusif untuk member Daily Wire.

Komentator politik Matt Walsh mengeksplorasi konsep perubahan seks dan gender di era digital, terutama gerakan hak-hak transgender, transfobia, dan apa artinya menjadi seorang wanita.

Alone (2015) Rating 8,4

Sepuluh “spesialis” bertahan hidup berupaya untuk bertahan hidup sendirian. Jawara mendapatkan $500.000. Para survivalist ini diwariskan di lokasi yang sangat terpencil dan dilengkapi dengan 10 alat untuk bertahan hidup. Mereka RTP Slot Gacor juga dilengkapi dengan kamera untuk menjalankan dokumentasi dari pengalaman mereka masing – masing.

Tak ada kru kamera disana tak ada gimmick. Mereka benar – benar sendirian di sana.

How to Change Your Mind (2022) Rating 8,2

Bagi beberapa orang, obat-obatan ini bisa berakibat buruk, terutama dengan dosis yang tak ideal. Melainkan dengan penanganan dan dosis yang ideal, obat-obatan tersebut bisa mendatangkan manfaat bagi pasien.

Pasien dalam hal ini yang mengidap kesehatan mental seperti OCD, PTSD, alkoholik, dan depresi. Dalam dokumenter diperlihatkan seandainya gangguan tersebut bisa membaik dengan bantuan obat-obatan tersebut.

Salah satu umpamanya seorang veteran perang. Setelah mengalami banyak kenangan buruk, kejiawaannya kadang tak stabil. Melainkan setelah mengkonsumsi MDMA sebanyak tiga kali, pendangannya pada pengalaman masa perang menjadi semakin lunak, atau tak setragis sebelumnya.

Ini menonjolkan apa yang diajar psikedelik kepada orang-orang seputar kesadaran, kematian, kecanduan, depresi, dan transendensi.

Girl in the Picture (2022) Rating 7,3

Kematian misterius seorang ibu muda dan pukulan penculikan putranya selanjutnya membuka misteri selama beberapa dekade seputar identitas wanita yang sesungguhnya, dan buronan federal yang pembunuh di sentra dari seluruh itu. Film ini ialah garapan dari sutradara Skye Borgman. Film ini juga dibintangi oleh Dana Mackin, Robert Christopher Smith, dan Natalie De Vincentiis.

Ketika meninggal, Tonya meninggalkan seorang bayi laki-laki dan suaminya. Sang suami yang bernama Clarence merasa ada yang janggal dengan kasus tabrak lari yang dialami istrinya. Clarence malahan naik pitam Maxbet dan mulai menyerang petugas yang ada di sana.

Keep Sweet: Pray and Obey (2022) Rating 7,4

Meneliti kebangkitan Warren Jeffs di Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir dan kasus kriminalnya yang mengagetkan. Cerita ini dibuka dengan pengakuan salah satu penyintas yang mengatakan tak ada seorangpun yang memiliki hak slot gacor maxwin mengendalikan mereka selain Warren Jeffs, orang yang mereka percayai sebagai nabi.

Sekte Mormon ialah salah satu agama yang sudah diakui di Amerika Serikat dan memiliki banyak pengikut. Sekte ini mensupport poligami dengan menganut pepatah semakin banyak istri, karenanya semakin banyak pula si kecil situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 yang akan membikin orang tua mendapatkan tempat yang pantas saat sudah tutup umur.

igraslov.com

Film Dokumenter Korea Paling Popupler

Film Korea yang diangkat dari kisah kongkrit menjadi salah satu film Korea yang benar-benar disarankan. Sebab, film-film menampakkan berbagai hal yang kadang jauh sekali dari kesan romantis yang kerap kali ditemukan dalam film Korea.

Film Korea yang diangkat dari kisah kongkrit hadir untuk mendokumentasikan berbagai hal yang pernah terjadi di Korea, baik secara politik ataupun kehidupan sehari-hari yang melibatkan tindak kejahatan. Kecuali itu, film-film hal yang demikian tampil dengan demikian itu meyakinkan dan penuh cerita mencekam.

Kecuali itu, film Korea yang diangkat dari kisah kongkrit ini hadir dengan berbagai latar dan plot sehingga semakin membikin kisah-kisah hal yang demikian lebih berbagai.

1. Escape from Mogadishu (2021).

Escape from Mogadishu yaitu penyesuaian diri dari peristiwa kongkrit dikala dua wakil kedutaan dari Korea Selatan dan Korea Utara terjebak di Perang Saudara di Somalia pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Film ini mengisahkan upaya dan kerja sama dari dua kedutaan hal yang demikian untuk dapat melarikan diri dari perselisihan hal yang demikian.

2. Dark Figure of Crime (2018).

Film ini mengisahkan Kim Hyung-min, seorang detektif Busan yang tak peduli dengan promosi jabatan di kepolisian, tapi punya dedikasi tinggi untuk memecahkan kasus yang ditanganinya. Suatu waktu, dia berjumpa Kang Tae-oh, seorang informan yang ternyata membawa Hyung-min pada sebuah kasus menghilangkan nyawa orang lain korban tanpa identitas.

3. New Trial (2017).

New Trial mengisahkan kisah pilu yang dialami oleh Jo Hyun-woo setelah melihat menghilangkan nyawa orang lain seorang sopir taksi. Alih-alih menjadi saksi dalam kasus hal yang demikian, Hyun-woo malahan dituduh melakukan menghilangkan nyawa orang lain hal yang demikian.

Joon-ho terpaksa mengakui menghilangkan nyawa orang lain yang tak pernah dia lakukan karena dianiaya polisi. Dia malahan divonis 10 tahun penjara. Sesudah menjalani 10 tahun di penjara, Joon-ho malahan berjumpa Lee Joon-young, seorang advokat yang banyak utang untuk membersihkan namanya di mata aturan. Film ini yaitu penyesuaian diri dari kisah kongkrit kasus menghilangkan nyawa orang lain Iksan yang membikin seorang remaja laki-laki menjadi tersangka menghilangkan nyawa orang lain.

4. Northern Limit Line (2015).

Northern Limit Line berkisah dikala Kopral Park Dong-hyuk yang baru saja menjadi anggota Angkatan Laut Republik Korea ditugaskan di kapal patroli PKM 375. Di tengah hingar bingar Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama Jepang dalam penyelenggaraan Piala Dunia FIFA, 2002, Korea Utara mengerahkan kapal pukat ikan dengan mata-mata untuk melintasi Garis Batas Utara yang menjadi garis demarkasi laut. Kapal PKM 357 walhasil menangkap segala penumpang mata-mata hal yang demikian sampai walhasil dibebaskan atas instruksi pemerintah.

5. The Classified File (2015).

The Classified File yaitu cerita yang diubahsuaikan berdasarkan kasus penculikan 33 hari di Busan pada 1978. Film ini mengisahkan Eun-joo, seorang gadis yang tiba-tiba sirna. Sampai dua pekan kemudian, polisi berasumsi bahwa Eun-joo sudah meninggal dunia.

Melainkan, ibu Eun-joo tak percaya demikian itu saja. Sampai walhasil dia pergi ke Kim Joong-san, seorang peramal tenar dan menyatakan bahwa putrinya masih hidup. Peramal Joong-san kemudian membawanya kepada Gong Gil-yong, seorang detektif veteran dan seketika menemukan Eun-joo. Dengan segala upaya memecahkan teka-teki, dua orang hal yang demikian semestinya berhadapan dengan hal yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

igraslov.com

Film Dokumenter Sejarah Terbaik Sepanjang Masa

igraslov.com

Film dokumenter yakni film yang mendokumentasikan kenyataan, genre seperti ini sangat unik dan menarik untuk ditonton. Selain berfungsi sebagai hiburan, dokumenter juga penuh akan pengetahuan yang sangat bermanfaat.

1. History of World War II – Hiroshima (2005)

Hiroshima yakni film bergenre Dokudrama (Dokumenter Drama) yang diwujudkan pada tahun 2005 untuk memperingati 60 tahun tragedi dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima oleh tentara Amerika.

Film ini menonjolkan reka ulang tragedi Hiroshima dengan menerapkan catatan sejarah dari saksi mata kejadian yang masih hidup pada ketika film ini diwujudkan.

2. Living with Parasites (2014)

Dr. Michael Mosley yakni dokter fenomenal yang mengabdikan dirinya pada ilmu pengetahuan. Salah satu percobaannya yang sangat kontroversi yakni dengan metode menghasilkan tubuhnya sendiri sebagai lab hidup daerah berkembang biak parasit ganas.

Dalam film ini akan dibahas pengetahuan mengenai ilmu Parasitology yang dipandu segera oleh Dr. Michael Mosley.

3. Cosmos: A Spacetime Odyssey (2014)

Cosmos: A Spacetime Odyssey yakni serial TV documenter asal Amerika yang ditayangkan pada televisi 9 Maret 2014 –8 Juni 2014. Film ini memberikan pengetahuan jangka waktu luar angkasa dan alam semesta dengan metode yang metode menarik.

Serial ini begitu disiarkan ulang di telah dunia di sejumlah negara oleh stasiun lokal National Geographic dan Fox.

4. Earthlings (2005)

Earthling yakni film jangka waktu “kekejaman “manusia yg mengeksploitasi, memanfaatkan dan menyiksa tentang entah sebagai peliharaan, makanan, binatang, koleksi, hiburan atau untuk riset.

Film ini mengajak kita untuk hidup berdampingan dengan baju seluruh makhluk hidup yg ada di planet ini. Kesuksesan film ini tipe dengan diraihnya banyak penghargaan bergengsi antara lain Winner 2005 Sandiago film festivals, winner indie special content awards Boston international film festival 2005, dan Best documentary film Artivist film festivals 2005.

5.Oceans (2009)

Oceans yakni film dokumenter asal Perancis yg diwujudkan pada tahun 2009, film ini disutradarai, diproduseri dan di-naratori oleh Jacques Perrin. Film ini diwujudkan drama kehidupan bawah laut yg metode begitu dan meangagumkan.

Pembuatan film ini memakan budget indah $80 Juta, dan pengambilan gambar sampai di 50 daerah yang berbeda indah memakan waktu pembuatan selama 4 tahun lamanya.

6. Home (2009)

Home yakni sebuah film dokumenter 2009 asal Perancis yang disutradarai oleh Yann Arthus-Bertrand. Film ini hampir seluruhnya di-shot dari udara yang mengambil lokasi di yakni daerah di bumi. Film ini daerah keragaman kehidupan di bumi dan bagaimana manusia mengancam keseimbangan ekologi planet ini.

7. Generation Iron (2013)

Film ini menceritakan kisah atlet binaraga profesional yang berlatih siang dan malam demi memenangkan kontes binaragawan international, Mr. Olympia 2012.

Generation Iron mendapat ulasan positif dalam penayangannya, terbukti dengan mendapatkan rating 86% pada Rotten Tomatoes.

8. Tales of The Gun (1998)

Tales of the Gun yakni serial dokumenter yang disiarkan di History Channel selama satu musim (40 episode) pada tahun 1998. Film ini bercerita jangka waktu sejarah senjata api.

Dalam tentang episodenya ditayangkan wawancara sejarawan dan para tiap senjata api. Film ini juga berisi penjelasan jangka waktu bagaimana senjata-senjata itu diwujudkan, dan demonstrasi di yakni penembakan.

9. The Act of Killling / Jagal (2012)

The Act of Killing atau Jagal yakni film dokumenter karya Joshua Oppenheimer sutradara asal Amerika Serikat. Dokumenter ini menyorot bagaimana pelaku yakni anti-PKI yang terjadi pada tahun 1965-1966 di Indonesia .

Film ini yakni hasil kerja sama Denmark, Inggris dan Norwegia yang yakni proyek dari Universitas Westminster.

Film Jagal yakni yakni penghargaan, diantaranya Film Dokumenter Terbaik pada British Academy Film and Television Arts Awards 2013 dan nominasi Film Dokumenter Terbaik pada Academy Awards ke-86.

10. The Look of Silence / Senyap (2014)

The Look of Silence atau Senyap yakni Film dokumenter kedua hasil karya sutradara Amerika, Joshua Oppenheimer dengan tema sentral pembantaian massal 1965 dan film ini yakni sequel lanjutan dari film The Act of Killing (Jagal).

Film Senyap pertama diputar di Indonesia pada 10 Desember 2014 secara serentak di yakni kota, sebagai bermacam dari peringatan Hari HAM Sedunia.

film pendahulunya, Jagal, film Senyap juga masuk nominasi Oscar untuk komponen Film Dokumenter Panjang Terbaik. Film Senyap yakni film Indonesia pertama yang masuk dalam nominasi Oscar.