Queen Of The World

Queen Of The World , Film Dokumenter Ratu Elizabeth Dan Keluarga Kerajaan Inggris

Queen Of The World – Di tengah menurunnya popularitas kerjaan di negara Eropa , Inggris menjadi negara yang masih bertahan dengan tradisi kerajaannya. Sosok Ratu dalam kerajaan Inggris dianggap sebagai bagian terpenting dalam kehidupan berpolitik ataupun kehidupan sosial di Inggris. Hal ini yang akhirnya membawa banyak pihak penasaran seperti apa kehidupan sang Ratu dalam menjalani kehidupannya tersebut.

Nah jika kalian adalah salah satu penggemar https://klikwin88.online/ dari penggemar keluarga Inggris rasanya wajib untuk menonton film dokumenter yang berjudul Queen Of The World. Topik utama dari film ini adalah membahas bagaimana kehidupan Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaan Inggris saat ini.

Setelah memimpin kerajaan Inggris dan negara-negara Commonwealth yang terdiri dari 53 negara selama lebih dari setengah usianya, Ratu Elizabeth akhirnya memutuskan untuk membagikan tugas tugas kerajaan kepada anak dan cucunya sebagai generasi penerus keluarga kerajaan Inggris.

Sebenarnya ini bukanlah film dokumenter pertama yang membahas mengenai keluarga kerajaan Inggris. Sebelumnya di tahun 1969 juga sudah ada film dokumenter yang dibuat dan menceritakan tentang keseharian anggota keluarga kerajaan, tetapi Ratu Elizabeth menyesali hal itu. Ratu Elizabeth menganggap film dokumenter tersebut membuat banyak orang jadi ingin tahu lebih banyak mengenai kehidupan mereka dan dikhawatirkan bisa mengganggu kehidupan keluarga kerajaan.

Queen Of The World': HBO Sets Premiere Date For Elizabeth II Documentary –  Deadline

Setelah 50 tahun berlalu , akhirnya Ratu Elizabeth menjadi lebih terbuka dan berharap keluarganya bisa lebih terbiasa menghadapi publik dan media, kemudian memanfaatkannya pada tujuan yang lebih baik.

Film Queen Of The World akan menampilkan banyak cuplikan mengenai di balik layar anggota keluarga kerajaan Inggris terbaru yang sudah berhasil mengambil hati banyak orang di dunia , Meghan Markle. Selain itu Pangeran WIlliam dan Pangeran Harry juga akan muncul di film ini dimana mereka terlihat sedang mempelajari tugas tugas  kerajaan dan mendiskusikannya bersama sang nenek.

Namun untuk kalian para penggemar Kate Middleton tampaknya harus menelan kekecewaan sebab sosok Duchess Of Cambridge itu tidak akan hadir di film dokumenter ini , tapi setidaknya film ini bisa menghapus rasa penasaran kalian mengenai kehidupan sehari hari anggota keluarga kerajaan Inggris tersebut.

Film dokumenter ini sudah tayang sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu dan tersedia di HBO on-demand sejak 2 Oktober 2018.

REKOMENDASI FILM DOKUMENTER YANG DAPAT MEMBERIKAN PANDANGAN LEBIH LUAS KEPADA ANAK

Menonton film menjadi hal yang sangat menyenangkan, terlebih lagi untuk anak – anak. Dimana mereka masih sangat senang dengan menyaksikan dan menikmati tontonan. Membuat mereka bahkan bisa lupa dengan waktu karena menonton film yang disukainya. Sudah banyak media yang menyediakan dan memfasilitasi anak untuk bisa menonton siaran kesukaannya. Tetapi bila memberikan tontonya yang lebih  baik untuk anak itu akan memberikan dampak yang baik juga untuk anak. Dalam arti memberikan tontonan yang bermanfaat, dimana memiliki alur cerita yang bisa memberikan pandangan lebih luas kepada anak. Sehingga tidak asal saja mereka menonton tontonan yang mereka suka, tanpa adanya pesan bermanfaat yang tersampaikan.

Tentu untuk peran orang tua disini dibutuhkan ketika akan memberikan tontonan kepada anak. Karena anak masih belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk juga belum bisa untuk memfilter adegan apa saja yang sedang disaksikan. Sehingga orang tua perlu untuk mendapingi anak ketika sedang menonton film. Belajar tidak hanya melulu di sekolah, membaca buku pelajaran dan mengerjakan tugas. Belajar bisa juga melalui film, salah satunya adalah film dokumenter yang bisa kamu saksikan bersama dengan anak kamu. Dapat membuka kembali jendela yang berada di dalam otaknya dan juga membuka lebih lebar lagi terhadap pandangannya kepada dunia. inilah rekomendasi film dokumenter yang dapat membuka pandangan lebih luas pada anak.

1.March of The Penguins

March of The Penguins

Sama dengan judulnya, dimana film dokumenter satu ini menceritkan penguin kaisar yang sedang berada di Antartika. Film ini akan disukai oleh anak – anak, biasanya anak akan lebih tertarik dengan hewan. Apalagi film ini meraih penghargaan Oscar, dengan kategori Dokumenter terbaik. Sudah tidak diragukan lagi bukan kualitas dan alur cerita yang diberikan oleh film satu ini. Di dalam film kamu akan menyaksikan perjalanan tahunan, dari penguin kaisar yang berada di Antartika.

Dimana ketika musim gugur  datang, semua penguin yang sudah masuk ke dalam usia lima tahun bahkan lebih itu harus pergi dari habitat mereka, yaitu samudra. Mereka penguin dewasa akan melakukan perjalanan ke daratan, disana terdapat tempat dari leluhur mereka. Film ini dibuat sampai membutuhkan waktu satu tahun, sehingga hasil yang diberikan pun bukan main.

2.Wings Of Life

Wings Of Life

Masih dalam masa pertumbuhan dimana anak – anak senang dengan kehidupan dari mahluk yang berada disekitarnya. Masa kanak – kanak menjadi masa yang sangat menyenangkan, dimana mereka masih sangat aktif dalam melakukan aktivitas yang disenanginya. Belum lagi mereka yang memiliki rasa penasaran yang tinggi, membuatnya ingin mencari tahu apa yang sedang terjadi disekitarnya.

Maka dari itu film dokumenter satu ini menjadi film yang akan disenangi oleh anak – anak yang senang dengan kehidupan hewan. Karena disini menceritakan tentang hewan yang bersayap, seperti lebah, kupu – kupu, burung dan masih banyak lagi hewan yang lainnya. Menambah wawasan juga bukan menonotn film Wings of Life ini.

3.Planet Earth II

Planet Earth II

Bila film dokumenter yang sebelumnya itu lebih tertuju kepada hewan – hewan yang memiliki sayap. Untuk film Planet Earth II ini akan memberikan kamu tentang keindahan dan kekayaan yang dimiliki oleh planet bumi ini. Bahwa bumi ini memiliki ukuran yang sangat  luas sekali dan sangat menyenangkan untuk bisa berjelajah dan mempelajari apa saja yang ada di dalamnya.

Sehingga anak – anak bisa mengetahui sebetulnya apa saja yang ada di dalam bumi yang indah dan luas ini. Segala keindahan yang ada di bumi ini sangat boleh dinikmati oleh siapapun hanya saja mereka semua harus bisa menjaga dan melindunginya.

Itulah rekomendasi film dokumenter yang dapat memberikan pandangan lebih luas kepada dunia untuk anak – anak.

 

TERDAPAT FILM DOKUMENTER TENTANG TRAGEDI 1965 YANG TIDAK BOLEH TAYANG, INI DIA!

Siapa yang tidak penasaran dengan kondisi dan situasi seperti apa yang sebenarnya dialami oleh para pahlawan kita. Karena biasanya yang kita tahu dan kita dapatkan itu dari cerita orang tua kita atau pelajaran yang diajarkan di sekolah. Tetapi terdapat rasa penasaran yang dirasakan ketika diri ini ingin mengetahui, apa yang sebetulnya terjadi ketika masa penjajahan tersebut. Bagaimana cara untuk bisa menghilangkan rasa penasaran tersebut, dengan cara menonton film. Film dokumenter tentang apa yang  terjadi ketika masa penjajahan tersebut, melihat gambarannya secara tidak langsung dari layar. Meskipun itu hanya reka adegan, tetapi bisa memiliki gambaran secara jelas.

Terdapat sejarah yang sangat fenomenal dan juga mengandung kontroversi di dalamnya, yaitu film yang mengkisahkan tentang tragedi tahun 1965. Dimana pada tahun tersebut terjadi sebuah pembunuhan yang amat sangat sadis. Dikenal dengan gerakan 30 September atau G30SPKI, tragedi ini didalangi oleh partai komunis. Yang dimana sudah terkenal dengan kekejamannya kepada manusia. Saat itu pembataian yang mereka lakukan secara sadis kepada tujuh jenderal Indonesia. Tujuan dari G30SPKI ini mereka yang ingin mengambil alih pemerintahan di tahun 1965. Tidak sedikit orang yang membuat film dokumemter tentang tragedi yang terjadi di tahun 1965 tersebut, hanya saja penayangan pada filmnya tersebut mengandung kontroversi. Hal ini mengakibatkan beberapa film yang dilarang tayang, ini dia film tentang tragedi 1965.

1.Puisi Tak Terkuburkan

Puisi Tak Terkuburkan

Inti yang dimiliki film ini tentang dibungkam dan ditutupinya tragedi sadis yang sudah terjadi di tahun 1965. Memperlihatkan sudut pandang individu tentang tragedi kemanusiaan yang tidak bisa diberitahukan kepada publik. Dimana seorang seniman tradisi lisan didong yang berasal dari Aceh Utara bernama Ibrahim Kadir, yang sudah menjadi korban dari operasi pembersihan G30SPKI. Yang melakukan aksi sadis ini adalah pihak militer. Ketika itu penangkapannya terjadi ketika dia sedang melatih lagu kebangsaan Indoesia raya di sekolah dasar.

Di penjara dalam kurun waktu 22 hari ini, dia bersama dengan tahanan lainnya,. Yang menantikan keadilan, terhadap kejahatan yang mereka sendiri tidak tahu apa yang mereka lakukan. Melihat dengan mata kepala sendiri, tahanan yang lenyap satu per satu dengan kasus tuduhan tergabung dalam PKI. Memiliki durasi film 86 menit ini, sudah mengembat penghargaan.

2.Shadow Play

Shadow Play

Menampilkan versi yang lebih berbeda, membuat film yang mengangkat kejadian tragis di tahun 1965 ini banyak ditonton. Film yang digarap oleh Chris Hilton dan dibantu oleh sastrawan Indonesia. Dimana sastrawan tersebut mantan tahanan politk bernama Pramoedya Ananta Toer. Memiliki alur cerita tentang perang dingin yang pernah terjadi, Blok Soviet serta Blok Barat yang dikepalai oleh AS. Dimana mereka ingin mengambil alih politik di Indonesia.

Isi dari film ini diambil dari wawancara yang sudah dilakukan kepada para tahanan politik, juga korban yang dieksekusi atas tuduhan PKI, serta yang masuk penjara tanpa melalui proses peradilan. Memiliki durasi 80 menit.

3.40 Years of Silence : An Indonesian Tragedy

40 Years of Silence : An Indonesian Tragedy

Inti dari film dokumenter satu ini adalah memperlihatkan dampak apa yang dirasakan saat tragedi 1965 tersebut. Padahal tragedi yang sudah terjadi itu, sudah berlalu berpuluh – puluh tahun yang lalu. Mengambil informasi dari rekaman arsip, foto wawancara, juga cerita dari para korba juga pelaku aksi pembunuhan tragis tersebut.

Film garapan Robet Lemelson in, membeberkan apa sebetulnya dampak yang ditimbulkan dalam jangka panjang dari korban serta anak – anak yang masih jadi target serta diskriminasi yang dilakukan negara.

Itulah film dokumenter yang mengangkan cerita tragedi 1965 yang larang tayang.